Skip to main content

Cloud-Based Network

Pada post kali ini saya akan membahas "Cloud-Based Networking".

KONSEP DASAR MODEL PELAKSANAAN BISNIS
Diartikan sebagai tipe akses didalam Cloud server. Dibagi jadi 3:

  1. Publik : Semua anggota didalam lingkup dapat mengakses server Cloud, digunakan untuk komunikasi dengan pihak luar. Fleksibel, dan murah, tetapi risiko akan diserang oleh pihak luar.
  2. Private : Hanya anggota suatu organisasi dalam suatu network yang dapat mengaksesnya, Aman, lebih banyak kontrol dalam server, akan tetapi cost-effective akan lebih mahal, juga informasi hanya sebatas dalam cloud server.
  3. Hybrid : Komunikasi antara 2 cloud, yang memiliki keuntungan portabilitas data
Contoh Pelaksaaan Bisnis berbasis Cloud-Based Networking:
  • Social Networking : Facebook, Instagram, LinkedIn
  • Data Sharing : Dropbox, Email
  • Education : Quipper, E-library, Smart Campus
  • Business : Tokopedia, Bukalapak, Shopee
  • HPC for Limited Duration : Efisiensi untuk alokasi data yang sangat besar
Model Service : Seberapa dalam suatu fungsi dalam servis Cloud, seperti Infrastruktur sebagai suatu service (IaaS), Platform sebagai service (PaaS), dan software sbeagai service (SaaS).

Perbedaan antara ke 3 nya,
 Aplikasi, Data, Runtime, Middlware, dan D/S dalam IAAS diurus oleh Cloud Server, selebihnya diurus Vendor.
Aplikasi dan Data dalam PAAS diurus oleh Cloud Server, selebihnya diurus Vendor.
dalam SAAS, Vendor mengurus semua data dalam suatu bisnis.

Penggunaan Cloud-Based Network untuk Bisnis Usaha
  • Disaster Recovery as a Service (DRaaS)
          Diartikan bahwa cloud server akan mereplikasi dan menjadi host dari server fisik maupun server virtual untuk menyediakan balabantuan dalam kondisi bahaya.
          Dengan adanya DRaaS, waktu yang dibutuhkan untuk kembali ke aplikasi untuk memproduksi jadi turun karena data tidak perlu diperbaiki, disimpan dalam internet.
  • Backup as a Service (BaaS)
          Diartikan sebagai penyedia jasa backup untuk penyembuhan data hilang. Dengan adanya BaaS, client tidak perlu khawatir akan data yang hilang sehingga akan mempercepat produksi dengan kecepatan restorasi data yang cepat.

  • Data as a Service (DaaS)
          Diartikan sebagai data sharing dan kolaborasi dengan mudah, dengan adanya DaaS, maka client dapat mengatur sharing data, kolaborasi, dengan mudah dan efisien.


Keuntungan dan Kerugian Cloud-Based Networking
Keuntungan:
  • Penggunaan Memori komputer yang lebih murah
  • Peningkatan performa yang fleksibel
  • Penurunan Cost dari software dan hardware
  • Infrastruktur dapat diupdate dengan mudah
  • Tidak perlu menghiraukan batasan kapasitas storage
  • Peningkatan reliabilitas data
  • Data akses yang universal
  • Kolaborasi antar organisasi semakin mudah
  • Tidak peduli terhadap device yang digunakan
Kerugian:
  • Membutuhkan koneksi internet stabil
  • Fitur-fitur yang tersedia terbatas
  • Masalah performa dan kecepatan tergantung dengan Internet
  • Koneksi Data Sistem yang bermasalah (seperti Packet Loss,dll.)
  • Masalah perlindungan data (Data dapat di DDoS, dll.)
  • Tidak dapat digunakan oleh Internet dengan kecepatan rendah maupun yang tidak stabil

Kelebihan Cloud-Based Network terkini, sudah memasang yang namanya FUD.
Fear Uncertainty Doubt (FUDs)
Masalah Performa
Performa adalah sesuatu yang sudah ditentukan, dan dapat diganti sesuai kebutuhan.

Security
Memiliki banyak opsi sekuriti, dapat dipasang sesuai kebutuhan mirip seperti data center regular

Ketersediaan
Server dapat digunakan oleh banyak device, dan dapat digunakan di manasaja.

                     

  

Comments

Popular posts from this blog

Selection dalam C Programming

Topik ini akan dibahas dan dapat dibaca kurang dari 3 menit. Apa itu Selection? Bayangkan anda diminta untuk memilih es krim, tetapi kamu melihat uang didalam dompetmu hanya cukup untuk es krim tertentu. Itulah selection. Selection dalam C programming diartikan sebagai pemilihan kondisi yang tepat, dengan variabel tertentu. Contoh: int main (){ int money = 1000; if(money < 500) { printf("Aku mau Es Krim Small aja"); } else { printf("Yang Besar aja deh"); } // akan keluar yang besar aja deh } Selection dibagi menjadi 3 dalam C : 1. Simple If-Else : Jika hanya terdapat satu kondisi, jika tidak terpenuhi, maka jalankan yang else 2. Nested If : Dalam If ada If lagi, digunakan untuk kondisi yang lebih detail, seperti jika uang diatas 500 dan dibawah 1000 3. Combined / Multiple If : If yang digabungkan dengan kondisi lainnya, dan lebih detail dibandingkan yang lainnya. Atau If multiple untuk tiap kondisi. Post ini telah distamp oleh: Nam...

Repetition dalam Programming (Bahasa C)

Pada Post kali ini, terdiri dalam rangkuman singkat mengenai Repetisi dalam Bahasa C. Jika anda ingin membaca rangkuman lebih Panjang, dapat mengakses post berikutnya setelah post ini. Apa itu Repetisi? Repetisi adalah Pengulangan suatu instruksi hingga suatu waktu tertentu. Ini sangat berguna untuk menghemat tempat, efisiensi, dan pengunaan memori. Dan biasa digunakan untuk suatu instruksi yang memang diperlukan berulang-ulang (seperti Menghitung Uang, Menghitung jumlah peserta, dan lain-lainnya) Repetisi dalam Bahasa C dapat dijalankan dengan 3 Operasi: 1. For 2. While 3. Do-While For : Repetisi dengan syntax for(Inisialisasi; Kondisi; Pertambahan/Pengurangan){Instruksi} For merupakan penggunaan instruksi repetisi yang paling umum dikarenakan fungsinya yang kuat untuk menjalankan suatu instruksi dengan penjelasan yang cukup rinci, tetapi fungsi ini juga dapat digantikan dengan While. For juga dapat memiliki Infinite Loop (ketika tidak ada instruksi untuk pertambahan/...

Function dan Recursion dalam Programming C (Part 1)

Function dan Recursion dalam Programming C Apa itu Function? Mengapa saya harus peduli? Function diartikan sebagai fungsi untuk memanggil suatu proses-proses yang disatukan dalam satu fungsi, untuk memudahkan pembacaan program dan tidak perlu memanggil fungsi yang sama berkali-kali. CONTOH: Tanpa Fungsi ========== int main (){ int a,b,c,d; int sum; int sum1, sum2; sum = a + b; printf("%d", sum); sum1 = a + b; sum2 = c + d; sum = sum1 + sum2; } Fungsi ===== int sum(int a, int b) { sum = a + b; return sum; } int main(){ int a,b,c,d; int sum, sum1, sum2; sum = sum(a,b); printf("%d",sum); sum1 = sum(a,b); sum2 = sum(c,d); sum = sum(sum1,sum2); } Dengan adanya fungsi, maka anda dapat lebih mudah memanggil suatu fungsi tertentu dalam program. Function dari suatu fungsi dapat dibagi menjadi 2, yaitu: 1. Normal Function Type  Value yang dikembalikan oleh fungsi adalah tipe-tipe data dalam C, seperti int, char, float, dll. Khusus unt...